ADHITIA SOFYAN

Adhitia Sofyan (lahir di Bandung 6 November 1977, umur 34 tahun) merupakan seorang Penyanyi Indonesia yang dikenal sebagai musisi kamar, karena seluruh lagu dalam albumnya direkam secara independen di dalam kamarnya sendiri.

 Sejak akhir era '90-an, Adhitia Sofyan terjun ke industri musik dan merilis sebuah single yang sempat memuncaki tangga lagu indie Ardan FM Bandung. Namun, karier bermusiknya sempat berhenti di tengah jalan, karena dirinya hendak mengamalkan pendidikannya di Sydney, Australia, dengan cara bekerja sebagai desainer grafis di Matari Advertising.

Pada akhirnya, Adhitia justru bosan menjadi pekerja kantoran. Dia pun mencoba untuk kembali bermusik pada 2007. Dia pun merilis EP berformat akustik yang bertajuk 'I’m Not Getting Any Slimmer, So Here We Go...' pada 2008.

Bermodalkan musik folk yang tenang dan teduh, Adhitia mulai percaya diri untuk mempromosikan EP tersebut dengan biaya sendiri. Ia pun mulai dilirik oleh banyak remaja di Indonesia setelah dua single-nya, 'Adelaide Sky' dan 'Memilihmu', terpilih untuk masuk ke tangga lagu di Prambors Radio.

Adhitia Sofyan merupakan musisi yang dikenal sebagai pengisi soundtrack "Kambing Jantan : The Movie", "Adelaide Sky". Ia sebelumnya sudah menulis beberapa lagu sejak 1999. Namun Adhitia fokus berkarir di industri periklanan sebagai desainer grafis di Matari Advertising.

Ia baru kembali menjajal karir bermusik dengan menciptakan beberapa lagu pada 2007. Mini album pertama Adhitia, "I'm Not Getting Any Slimmer, So Here We Go...", dirilis setahun setelahnya. Album yang berisi 5 lagu ini berhasil memuncaki tangga lagu radio Nubuzz FM dengan single "Adelaide Sky" dan "Memilihmu".

"Adelaide Sky" inilah yang membawa Adhitia bertemu dengan penulis kenamaan Raditya Dika. Awalnya Raditya Dika merasa iseng mencari lagu bagus di YouTube. Saat itu, Raditya menemukan video akustik "Adelaide Sky" milik penyanyi yang akrab disapa Kang Gundul itu. Setelah itu, Radit langsung menghubungi Adhitia supaya lagu beraliran musik pop itu bisa dijadikan soundtrack.

Kesuksesan film "Kambing Jantan : The Movie" ikut mendukung promo lagu "Adelaide Sky". Akhirnya nama Adhitia Sofyan mulai dipertimbangkan dalam kancah musik Indonesia.

Adhitia kemudian merilis full album pertamanya berjudul "Quiet Down (Bedroom Recordings Vol. 1)" di 2009. Album yang berisi 11 lagu ini dirilis dalam dua versi. Versi pertama dirilis dengan konsep Freemium yakni bisa diunduh secara gratis oleh fans melalui blog pribadi Adhitia. Versi kedua dirilis dalam album fisik, CD dengan bonus 1 lagu. Album ini juga dirilis di Jepang oleh distributor musik indie Disques Desinee dan Tower Records Jepang.

Adhitia merilis album kedua pada 2010 dengan judul "Forget Your Plans (Bedroom Recordings Vol. 2)". Album ini juga dirilis sama dengan yang pertama yakni dalam bentuk freemium maupun CD dan diedarkan di Jepang. Lirik dalam album berisi 12 lagu ini bercerita tentang percintaan, Kehidupan di kota dan kematian. Berkat album ini juga, Adhitia berhasil meraih penghargaan Favorite Singer-Songwriter dan Favorite Solo Artist dalam ajang Indonesian Cutting Edge Music Award 2010.

Adhitia juga berkesempatan untuk melakukan tour keliling Jepang pada September 2011. Dokumentasi penampilannya di Jepang itu kemudian diedarkan secara gratis kepada fans. Ia mencapai beragam kesuksesan lain berkat album 'How To Stop Time' (2013) dan 'Silver Painted Radiance' (2016), serta tiga EP, yakni '8 Tahun' (2017), 'I Won't Go to Bed' (2017), dan 'Secret Code' (2017).

Album ke-3, Adhitia bertajuk "How to Stop Times" yang dirilis pada Juli 2013. Album kali ini memiliki makna ganda bagi Adhitia. Menurutnya, ia sering melewatkan berbagai kejadian penting dalam hidupnya.

Album

Quiet Down
Forget Your Plans

Kumpulan Lagu

Memilihmu - 2008
Adelaide Sky - 2009
Sesuatu di Jogja - 2017
Forget Jakarta - 2009
Blue Sky Collapse - 2009
Pesan di Balik Awan -2019
Gaze - 2010
Tokyo Lights Fade Away - 2013
After the Rain - 2010
Dunia Paralel - 2019
Invisible Relationship - 2019
8 Tahun - 2017
Across the Million Stars- 2019
Seniman - 2017
Bandaged - 2010
Number One - 2009
9 Tahun - 2019
In to You - 2009
Isn’t it Obvious - 2019
dll 

Penghargaan

Indonesian Cutting Edge Music Award
Favorite Singer-Songwriter
Favorite Solo Artist


Sumber: bicaramusik.id

 

Admin

No comments:

Post a Comment

Instagram