SISIR TANAH



Bisa dan mau membawakan musik folk di Indonesia adalah salah satu anugerah tersendiri bagi para musisi yang memilih jalan itu. Ketika musisi lain mencoba musik yang lebih keras dan bersemangat, musisi folk ingin membawakan ketenangan dalam melengkapi kehidupan para pendengarnya dalam melepas penat yang ada. Salah satu musisi yang mantap dengan jalan folk adalah Sisir Tanah.

Dibentuk pada tahun 2010 di Bantul, Jogjakarta, Sisir Tanah adalah wadah yang dibuat sendiri oleh Bagus Dwi Danto untuk menjadikan tempat yang tepat untuknya dalam menyalurkan kreativitas dan pemikirannya dalam melihat suatu peristiwa dan membentuknya dalam format lagu.

Walau tidak ingin musiknya ditetapkan dalam satu aliran, semua orang pun mengakui kalau Sisir Tanah membawa musik folk dalam lagu-lagunya. Pada dasarnya, itu adalah sesuatu hal yang terdengar sangat jelas dari lagu-lagunya yang menjadi hits seperti “Lagu Wajib” dan “Lagu Pejalan”.

Meski sudah berdiri sejak awal dekade 2010-an, Sisir Tanah baru merilis album pertamanya pada tahun 2017 dengan tajuk Woh. Melihat album ini, terlihat ada sisi yang berbeda dari karya Bagus Dwi Danto. Barisan judul lagunya pun menarik. Ada “Lagu Bahagia”, “Lagu Romantis”, “Lagu Lelah” dan juga dua lagu yang sudah disebutkan sebelumnya. Ia pun seakan ingin menjelaskan secara gamblang apa yang dia bawakan.

Dari segi namanya sendiri, Bagus Dwi Danto juga membawa pesan khusus. Nama Sisir Tanah diambil dari nama peralatan pertanian yang biasa digunakan untuk mengolah tanah yaitu garu. Sisir Tanah adalah bahasa Indonesia dari garu itu sendiri. Melihat bagaimana keunikan nama hingga judul lagu-lagunya, ia tidak lupa untuk memasukkan pesan khusus dan penting yang ada di dalam lirik lagunya. Optimisme, sarkasme hingga kemarahan terkandung di karyanya.

Ketika musik menjadi panggilan jiwa, berjuang sendiri untuk berkembang dan menumpahkan segala hal dari pikiran sekaligus imajinasi ke dalam medium yang bisa didengarkan oleh banyak orang, itu adalah penjelasan yang paling tepat untuk menggambarkan Sisir Tanah.

Bagus Dwi Danto

Bagi para penggemar musik indie sosok Bagus Dwi Danto yang si atas panggung, dikenal sebagai Sisir Tanah Dia dikenal sebagai sosok Lelaki bersahaja yang dengan gitar akustiknya kerap memainkan balada-balada perlawanan, sajak abstrak, dan alunan lagu cinta yang begitu manis. Insting berkeseniannya mungkin sudah tumbuh sejak masih kecil. Sedari balita, Danto mengaku suka sekali dengan tembang anak-anak macam “Pok Ame-Ame” atau “Bintang Kecil”.

Jauh sebelum ia dikenal sebagai Sisir Tanah, Bagus Dwi Danto hanya mahasiswa yang resah. Semasa kuliah, ia bereksperimen dengan performance art dan kolase, sebelum perlahan-lahan bertransisi menjadi penyair. Ketika ia bertemu Pandu Hidayat, seorang mahasiswa etnomusikologi, proyek Sisir Tanah terbentuk. Danto akan membawakan puisi-puisinya selagi Pandu menanggapinya dengan instrumentasi elektronik yang banyak dipengaruhi noise music dan musik etnik.

Dari Duo Jadi Solo

Setelah 2011, duet ini pecah kongsi dan Danto terpaksa berjalan sendirian. Danto menyiasati kekosongan sound dengan beralih dari gitar elektrik jadi gitar akustik. Dari siasat itu, dia malah berhasil menemukan pola baru dalam bermusik.

Perpaduan dengan nuansa singer-songwriter dan indie folk dalam tiap lagunya bertambah kentara. Lagunya terdengar lebih minimalis, liriknya lebih blak-blakan, namun atmosfernya lebih melankolis. Meski sendirian, Danto eksis tampil dari panggung ke panggung. Perlahan nan pasti, Danto menjadi cult figure di scene musik independen Yogyakarta. Walau hingga kini banyak yang tahu namanya, tetapi Danto seakan hidup hanya melalui dokumentasi pentas dan lagu yang sesekali tersebar di internet.

Kekuatan Danto memang terletak pada liriknya. Secara simultan, ia terdengar puitis sekaligus lugas, tersirat sekaligus gamblang. Lirik-liriknya manis namun membuat tegar. Danto dapat terdengar romantis dan idealis, nyaris sampai taraf yang mengejutkan. Namun, ada kalanya sisi lain Danto nampak. Sisi yang lebih manusiawi, lebih realistis, yang lelah digempur kehidupan. Pastinya Sisir Tanah menawarkan musik bagus yang menjadi obat bagi pendengarnya.

Kumpulan Lagu

Lagu Pejalan -2017
Konservasi Politik - 2017
Lagu Hidup - 2017
Lagu Romantis - 2017
Lagu Bahagia - 2017
Lagu Alternatif - 2019
Obituari Air Mata - 2017
Lagu Wajib - 2017
Lagu Lelah - 2017
Lagu Baik - 2017
Kita Mungkin - 2017
Musim Luka
Istri
Pidato Retak
Lagu Cinta
Bebal 

Admin

No comments:

Post a Comment

Instagram